BerandaAgendaPeringatan HUT RI di SMAN 1 Mojosari: Khidmat dan Semarak

Peringatan HUT RI di SMAN 1 Mojosari: Khidmat dan Semarak

Semangat memperingati kemerdekaan terasa di lapangan SMAN 1 Mojosari pada Senin pagi, 17 Agustus 2026. Sejak pukul 07.00 WIB, seluruh siswa kelas 10 hingga kelas 12 bersama guru dan staf mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bapak Wardoyo selaku kepala sekolah bertindak sebagai pembina, sementara Kopasbransa bertugas sebagai pasukan pengibar bendera.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi agenda tahunan bagi warga SMAN 1 Mojosari, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengenang perjuangan para pahlawan. Hal tersebut tercermin dari suasana upacara yang berlangsung tertib dan khidmat. Para siswa, guru, dan staf mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian hingga penyampaian amanat oleh Bapak Wardoyo selaku pembina upacara.

“Sangat banyak pahlawan yng telah gugur untuk merebut kemerdekaan. Mulai Cut Nyak Dien, Pangeran Diponegoro, Tuanku Pattimura berjuang untuk kemerdekaan. Tahun 1928 para Pemuda mengikrarkan untuk bersatu, hingga 17 Agustus 1945 berhasil diproklamasikan kemerdekaan RI. Dari situ kita yang tinggal mengisi kemerdekaan hendaknya lebih giat dan bersemangat untuk meraih prestasi dan mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa ini,” amanat Bapak Wardoyo.

Bapak Imam Syafi’i, salah satu guru agama SMAN 1 Mojosari, menilai pelaksanaan upacara berlangsung dengan penuh kesungguhan dan khidmat. “Sebagai guru kami berharap bagaimana siswa-siswi benar-benar bisa menghargai dan menghormati hasil perjuangan para tokoh yang telah gugur. Salah satunya dengan belajar dengan sungguh-sungguh. Kemerdekaan tidak hanya diperingati sebagai sebuah euforia, tetapi dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Laila, siswi kelas 11.11, mengaku merasakan suasana yang lebih menyenangkan dalam upacara tahun ini. Meskipun cuaca pagi terasa cukup terik dan membuat tubuh berkeringat serta kaki terasa pegal, ia tetap mengikuti upacara dengan tertib hingga selesai. “Rasa panas dan pegal selama satu jam ini tidak sebanding dengan perjuangan para pahlawan terdahulu yang bertaruh nyawa di medan perang untuk kemerdekaan kita,” ujar Laila.

Sementara itu, Diana, peserta upacara dari kelas 10.2, menilai upacara menjadi momentum penting untuk kembali menumbuhkan rasa nasionalisme di tengah kesibukan sehari-hari.

“Peringatan HUT RI ini sangat penting untuk mengisi ulang rasa nasionalisme kita. Di hari-hari biasa kita sibuk dengan urusan masing-masing, nah di momen upacara inilah kita diingatkan kembali bahwa kita adalah satu bangsa, bangsa Indonesia,” ujarnya.

Teriknya cuaca pagi dan rasa lelah yang dirasakan peserta tidak mengurangi kesungguhan mereka dalam mengikuti upacara hingga selesai. Bagi para siswa, peringatan hari kemerdekaan ini tidak hanya diikuti sebagai kegiatan tahunan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk kembali merasakan kebersamaan sebagai warga sekolah. Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMAN 1 Mojosari pun berlangsung dengan tertib hingga akhir, meninggalkan rasa bangga serta semangat bagi para peserta untuk terus menghargai kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan bangsa.

Reporter: Viandra

Penulis: Cherry

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

spot_img